Tanjungpandan --- RS Almah yang tidak lain cabang dari Almah Bangka ini siap beroperasi awal bulan depan. Rencananya tgl 2 Mei 2011 menjadi tanggal bersejarah bagi RS Almah yang terletak di Jalan Sudirman, Desa Perawas, Tanjungpandan ini.
Wakil Bupati Belitung Sahani Saleh Ssos yang didampingi Sekda Kabupaten Belitung Drs. H. Abdul Fatah M.Si, Asisten II Karyadi Sahminan, SE, M.AP beserta rombongan melakukan peninjauan atas kesiapan serta kondisi terakhir pembangunan RS Almah, Senin 25 April 2011 kemarin.
Rombongan disambut baik oleh owner RS Almah Hidayat Arsani, Plt Direktur RS Almah dr Dekki Yosep Suroyudo dan sejumlah stafnya. Rombongan kemudian meninjau seluruh sisi RS Almah. Banyak fasilitas di RS swasta tersebut, ruang operasi, ruang kebidanan, ICU, NICU, PICU, kamar rawat inap, tempat pembuangan limbah, serta rumah dinas dokter yang berada di halaman belakang rumah sakit.
Hidayat Arsani selaku pemilik mengatakan, RS ini dibangun untuk masyarakat Belitung. Dia menambahkan investasi yang ditanamkan jumlahnya cukup besar sekitar Rp 65 Miliar. “Nanti akan ada CT Scan yang merupakan peralatan paling mahal,” imbuhnya.
Hadirnya RS Almah ini, diharapkan masyarakat Belitung tidak perlu jauh-jauh lagi berobat. Di RS tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas serta beberapa dokter besar diantaranya ahli penyakit dalam, ahli kandungan, ahli bedah dan ahli anak. Adapun dokter tambahan diantaranya poli umum, poli keluarga, poli kulit, poli Tht, ahli radiologi, anastesia serta ahli laboratorium.
Pada Harian Pos Belitung edisi Selasa 26 April 2011, Wakil Bupati Sahani Saleh S.Sos mengatakan dan berharap RS Almah bisa mendukung pelayanan dan kelancaran dalam hal medis sehingga tidak perlu rujukan ke luar daerah lagi. Dengan demikian jika ada yang tidak bisa ditangani di RSUD bisa dirujuk ke RS Almah.
Sementara itu, Plt Direktur RS Almah dr Dekki Yosep Suroyudo mengatakan, motto RS Almah itu adalah Melayani dengan Senyum, Proffesional Dalam Bekerja. Menurut Dekki, keramahan adalah hal utama dalam hal pelayanan karena dengan keramahan dapat menjadi obat tidak langsung bagi mereka yang sakit. “Melayani itu no 1, karena orang sakit itu seluruh keluarganya juga sakit, emosinya sakit, dompetnya juga sakit maka dari itu kita harus ramah” ujar Dekki.
|
| No. |
Pengirim |
Komentar |
| 1 |
Bang Horor |
27/04/2011 04:47:11
Mudah mudahan pelayanannya tidak sama dengan RSUD Belitung yg kinerja serta pelayanannya amat teramat buruk......!!!!
Pengalaman saya selaku kerabat pasien di RSUD Belitung , hasil kerjanya asal salan,terutama di bagian UGD. Istri saya korban ditabrak pada hari rabu pukul 11.45 wib , perawat UGD melakukan pembersihan pada luka dan menjahitnya, tetapi pembersihan yg dilakukan tidak optimal, masih banyak pasir di bagian luka, serta pemeriksaan tdk dilakukan menyeluruh.Padahal pasien merasa nyeri di tangan dan kaki, tetapi tidak dilakukan pemeriksaan apakah ada keretakan tulang dan pihak perawat dan dokter menyatakan pasien sudah selesai dirawat dan sudah boleh pulang saat itu, dan saya yg harus memerintahkan dokter untuk memeriksa lebih teliti.Dokter memberikan resep kepada pasien tidak menanyakan kepada pasien apakah pasien memiliki penyakit yg bisa menimbulkan efek samping negatif pada pasien pada saat pasien meminum obat tersebut.Padahal pasien memiliki penyakit maag.
Saya membayar tunai biaya berobat,tidak menggunakan ASKES, tpi pelayanannya seperti ini, bagaimana nasib warga miskin yg menggunakan ASKESKIN....????
Pada malam harinya saya melakukan kontrol ke Dokter praktek umum sembari membawa obat yg diberikan oleh dokter RSUD berdasarkan resepnya yg saya tebus di apotik tempat Dokter praktek tersebut. Pada kenyataannya, Dokter praktek umum menyatakan obat yg saya tebus tidak boleh diminum, karena bisa menimbulkan efek samping yg buruk pada pasien terutama pada maag....
Mungkin ini satu dari sekian banyak pasin RSUD Belitung yg merasa kecewa terhadap pelayanan RSUD Belitung....
|
| 2 |
rodi |
30/04/2011 11:32:42
bang horor benar dokter di RSUD tanjungpandan itu jualan obat, obat resep 1 belum dimakan sudah dapat lagi resep 2....para perawat itu bukan keja tapi nonton TV...
|
| 3 |
Bang Toyib |
09/05/2012 03:26:15
Semoga aja bisa Sukses dan bisa memberikan pelayanan yang baik, buat saudara2 ane dibelitung,,
|
|